Cari Jodoh Lewat DNA?
BILA Anda mencari cinta yang sejati, satu situs baru yang diperuntukkan buat kencan mengatakan bahwa kuncinya ada di dalam diri sendiri…pipi Anda.
ScientificMatch.com, sebuah layanan kencan online meluncurkan program ini minggu lalu. Mereka mencoba membawa relasi antarmanusia dalam sebuah era baru dengan menjadikan situs mereka sebagai situs pertama yang menawarkan pelanggannya untuk menguji DNA dan menggunakannya untuk mencari soulmate.
Pelanggan-pelanggan ini harus membayar 1995 dolar Amerika untuk bisa bergabung. Mereka akan diminta menyeka pipi dengan kapas yang disediakan dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dites. Tunggulah, para ilmuwan akan meneliti dan kemudian menentukan gen apa yang membentuk sistem kekebalan tubuh dari jaringan yang ada.
“Ini betul-betul revolusioner. Belum ada industri lain yang melakukan hal yang sama,” jelas Eric Holzle pendiri ScientificMatch.com. “Kami menyediakan layanan kencan yang paling sempurna yang bisa Anda peroleh. Ini terbaik di dunia.”
“Setiap orang dapat mengiklankan zat kimia yang keluar dari tubuhnya, kami satu-satunya yang menawarkan layanan ini,’ ujar Holzle kepada ABC News. Sekali gen sistem kekebalan tubuh seseorang sudah bisa ditentukan, ujar Holzle, selanjutnya akan dapat dicari jenis gen lain yang cocok.
Menurut Holzle, riset ilmiah mengatakan bahwa dua orang yang memiliki gen sistem kekebalan tubuh yang berbeda punya banyak kesempatan untuk memproduksi keturunan yang lebih sehat.
“Tidak seperti warna mata Anda, yang biasanya ditentukan entah oleh ayah atau ibu, sistem kekebalan tubuh ditentukan oleh kedua orangtua,” jelas Holzle yang sebenarnya bukan seorang dokter medis profesional, melainkan seorang insinyur mekanik.
James Evans, Profesor Genetik dan Direktur Program Genetik di Universtias Carolina Utara, Chapel Hill mengatakan “Ketertarikan yang terjadi antarmanusia merupakan hal yang kompleks.” Menurutnya, semua itu tergantung dari banyak faktor seperti lingkungan, budaya, dan isu psikologis.
Dr. Michael Watson, eksekutif direktur American College of Medical Genetics mengatakan “Scientificatch.com memang menawarkan literatur ilmiah seperti yang pernah ditawarkan ilmuwan tahun 70-an, tetapi tampaknya mereka membuat lompatan sehingga bila sampai pada kemampuan melihat kehidupan cinta seseorang, tampaknya hal ini belum bisa dikatakan terbukti secara ilmiah.”
Dengan kata lain Watson hendak bilang bahwa apa yang ditawarkan situs ini masih meragukan. Watson sendiri menganggap bahwa ini hanya merupakan upaya mencari duit belaka.
“Saya pikir kredibilitasnya patut diragukan.” jelas Watson. Lanjutnya, orang hanya akan membuang waktu dan uang demi mendapatkan jodohnya hanya dari analisis DNA. “Kami belum tahu benar mengenai DNA atau apa sih yang sebenarnya bikin orang bahagia.”

Tinggalkan Balasan